Langsung ke konten utama

Do'a Qunut pada Sholat Wajib


Ustadz, ditempat kami pada shalat wajib biasa membaca qunut. Apakah hal demikian ada tuntunannya dari Sunah Nabi?

Secara bahasa qunut berarti berdo’a dan berdiri lama dalam shalat (tuulul qiyam). Melaksanakan qunut pada shalat wajib adalah hal yang masyru’, artinya ada tuntunannya dari sunnah Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Jabir RA. bahwasanya Rasul SAW bersabda: “Shalat yang paling utama ialah berdiri lama untuk membaca dan berdoa” (tuulul qunuut).” (HR Ahmad, Muslim, Ibnu Majah dan at-Tirmidzi). Rasulullah SAW melaksanakan qunut apabila beliau hendak mendoakan kebaikan atas suatu kaum, atau sebaliknya, berdoa untuk kecelakaan suatu kaum yang dzalim. Beliau melakukannya pada setiap shalat wajib, sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA: “Rasulullah SAW pernah berqunut sebulan berturut-turut pada shalat dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh di akhir tiap-tiap shalat sesudah beliau membaca “samiallahu liman hamidah” dari rakaat yang terkhir”. (HR Abu Daud dan yang lainnya)
Adapun qunut khusus pada shalat shubuh adalah hal yang diperselisihkan (khilafiyah) para ulama. Madzhab Syafi’i memandang qunut pada shalat shubuh hukumnya sunnah. Hal ini diantaranya berdasarkan hadits: “Adapun shubuh, maka nabi SAW berqunut sampai (beliau) meninggal dunia”. (HR Hakim, Daraquthni, Ahmad). Berkata Imam Nawawi: “Madzhab kami (Syafi’i) berpendapat sunnah melakukan qunut pada shalat shubuh, baik ada nadzilah atau tidak”. (Syarah Muhadzdzab juz 3 hal 504). Adapun ulama yang menolaknya, memandang dalil-dalil (hadits) yang digunakan tidak sah (dhaif) untuk menetapkan adanya qunut khusus pada shalat shubuh.
Imam Ibnul Qayyim menguatkan pendapat qunut dibaca dalam kondisi tertentu (bencana), namun beliau tidak mengingkari atau menyebut bid’ah orang yang melaksanakan qunut terus-menerus. Berkata Imam Ibnul Qayyim; “Maka jika kamu katakan, dalam petunjuknya Rasulullah SAW tidak melakukan qunut secara terus-menerus dan tidak mengeraskan bacaan basmalah, itu tidak menunjukkan kebencian pada yang lain dan (tidak pula) menyatakan bahwa hal itu adalah bid’ah, namun petunjuk Rasulullah SAW adalah yang paling sempurna dan paling utama’. (Zaad al-Maad jilid I hal 144). Wallahu’alam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bolehkah Menjama' Sholat Ashar dan Maghrib?

Ustadz apakah shalat Ashar bisa dijama’ dengan shalat Maghrib. Soalnya saya pernah terlambat shalat Ashar sedang di perjalanan memasuki maghrib. Menjama’ atau melaksanakan dua kewajiban shalat pada satu waktu merupakan keringanan ( rukhsah ) yang diberikan Allah SWT atas kaum muslimin, sekaligus menjadi salah satu bukti keluwesan Islam dan kemudahan hidup di dalam aturan Islam. Keringanan untuk menjama’ shalat ini diantaranya diberikan bagi mereka yang sedang dalam perjalanan ( musafir ). Cara pelaksanaan shalat jama’ ini bisa dilakukan dengan jama’ taqdim atau jama’ ta’khir . Jama’ taqdim ialah melaksanakan dua shalat pada waktu shalat yang awal yakni dengan menarik waktu shalat berikut ke waktu awal, misalnya melaksanakan shalat ashar ke waktu dzuhur. Sedangkan jama’ takhir ialah melaksanakan dua shalat pada waktu shalat yang akhir atau mengerjakan shalat awal ke waktu shalat berikutnya, misalnya melaksanakan shalat dzuhur ke waktu ash...

Makna Hikmah dalam Da'wah

Ustadz, saat ini bermunculan gerakan da’wah yang mengedepankan kekerasan, bahkan tidak sungkan-sungkan menghujat ulama lainnya, padahal bukankah da’wah harus dengan hikmah dan lemah-lembut? Bagaimana pendapat ustadz? Dakwah Islam harus dilakukan dengan hikmah, hal ini ditegaskan Allah SWT, diantaranya dalam firmanNya: “ Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik”. (QS. An-Nahl: 125). Secara bahasa, pengertian hikmah ialah pengetahuan mengenai sesuatu yang paling baik dengan landasan ilmu yang terbaik”. (Lisanul Arab jilid 12 hal 140). Sedangkan kata hikmah di dalam al-Qur’an dan as-Sunnah memiliki makna yang beragam, tidak kurang dari dua puluh makna. Imam Ibnul Qayyim berkata: “Pendapat yang paling baik tentang hikmah adalah pendapat Mujahid dan Malik. Hikmah adalah pengetahuan tentang kebenaran dan pengamalannya, ketepatan dalam perkataan dan perbuatan. Hal ini tidak bisa dicapai kecuali dengan...

Mengolok-olok Ulama

Dalam beberapa tayangan televisi, ulama dan tokoh agama tidak jarang jadi bahan lawakan dan olok-olok. Bagaimana menurut ustadz? Kedudukan ulama di dalam Islam sangatlah terhormat. Betapa banyak nash yang menggambarkan kemuliaan orang-orang yang mempelajari Islam dan mengajarkannya. Ketinggian derajat ulama, diantaranya disebutkan langsung pada ayat berikut: “ Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. (QS. Al-Mujadilah 11). Diantara kemulian ulama, ialah mereka menjadi tempat rujukan bagi ummat untuk meminta fatwa dan penjelasan atas berbagai permasalahan dalam agama ini. “Maka bertanyalah kepada ahladz dzikr jika kamu tidak mengetahui”. (QS. An-nahl: 43). Ahludz dzikr ialah ulama, yaitu mereka yang memahami dan mendalami al-Qur’an dan as-Sunnah. Ulama pun disebut pewaris para nabi, karena hidup mereka diabdikan untuk menegakkan Islam, da’wah ke jalan...